Info dan artikel baru seputar advergame, animasi, komik, video, viral, dan website.
Game Aktivasi dari Kraft
Kategori: Advergame, Event, Local Game — Pitra @ Friday, July 4, 2008, 5:51 pm

(Sumbangan artikel dari Bullitt Sesariza, punggawa A-Box)

Kalau dulu keinginan mengunakan video game sebagai alat promosi yang handal layaknya TVC atau bilboard masih merupakan wacana, kini hal tersebut sudah masanya menjadi kenyataan.

Contohnya di hari Sabtu dan Minggu kemarin, kalau kita berbelanja di Supermarket besar seperti Giant, Hypermart, atau Carrefour, maka kita akan bisa melihat aktivasi yang diadakan oleh Kraft untuk produk biskuitnya: Biskuat dan Oreo.

Game Gokart Oreo di Hypermart Puri Indah Game Gokart Biskuat di Hypermart Metropolis

Aktivasi ini berupa permainan video game racing gokart, yang bisa dimainkan gratis kalau pengunjung berbelanja produk Biskuat atau Oreo sebesar 20 ribu rupiah.

Yang unik dari game ini adalah permainannya yang multiplayer, sehingga bisa dimainkan bersama oleh kakak dengan adiknya, atau orangtua dengan anaknya. Mereka lalu bertanding balapan untuk mencapai finish lebih dulu. Sebenarnya game ini bisa dimainkan pula sendiri, namun efek serunya akan jauh lebih terasa bila dimainkan bersama.

Event ini mampu dengan mudah menarik crowd, terutama anak-anak yang sekedar ingin melihat, atau mencobanya. Kemudian tinggal orang tua yang memutuskan apakah mereka akan membeli produknya atau tidak.

Multiplayer memang lebih seru! Multiplayer memang lebih seru!

Mungkin bisa menjadi catatan bahwa game memang belakangan ini kerap menjadi alat promosi, meski biasanya hanya bersifat insidentil saat pameran besar seperti Jakarta Fair. Dengan event aktivasi seperti yang Kraft lakukan ini, game dimainkan secara lebih reguler, di setiap weekend selama beberapa beberapa minggu dan di dalam sebuah pusat perbelanjaan. Maka bisa terlihat bahwa penggunaan video game menjadi sesuatu yang umum, tanpa perlu menunggu momen khusus lagi.

Artikel lalu yang relevan:

Untuk Sunsilk, Hati-hati Kalau Kirim Mail Blast
Kategori: Knowledge, Viral — Pitra @ Wednesday, July 2, 2008, 4:54 pm

Akhirnya kejadian juga deh. Secara rutin, biasanya situs Sunsilk Circle of Beauty mengirimkan newsletter. Isinya pemberitahuan seputar info situs dan aktivitas Sunsilk yang terbaru. Hanya saja, siang ini terjadi "kecelakaan." Entah kenapa, admin situs mengirimkan newsletter kosong, tanpa judul, dan berulang-ulang.

Para penerima newsletter pun kebingungan. "Kecelakaan" lebih besar pun terjadi, saat salah seorang penerima yang kebingungan membalas email tersebut. Anehnya, newsletter kosong itu ternyata bisa di-reply (bukankah seharusnya newsletter itu satu arah?). Akhirnya, terjadi deh kejadian lebih lucu. Semua orang saling reply satu sama lain, seperti layaknya milis di yahoogroups atau googlegroups.

Nggak terbayangkan, bila pada saat pengiriman newsletter kosong itu ditujukan (misalnya) untuk 500 orang. Lalu satu orang membalasnya lagi ke 500 anggota lainnya, dan demikian seterusnya. Nggak kebayang di sore hari akan banyak orang yang mengumpat karena mailbox-nya dipenuhi oleh banyak email junk, yang semuanya terinisasi dari situs brand terkenal.

Hanya saja, ada sedikit keanehan. Mungkin karena kebanyakan penerima email tidak terlalu paham konsep mail blast atau newsletter, sebagian dari mereka malah menganggap "kecelakaan" ini sebagai media milis baru. Nggak heran, makanya beberapa dari penerima lalu saling berkenalan. Nggak tau deh ini, apakah ini musibah atau berkah untuk brand Sunsilk? Padahal ini lagi masanya si brand promo kampanye terbaru loh.

Saatnya Kita Mulai Rajin Berbagi Ilmu
Kategori: Knowledge, Event — Pitra @ Sunday, June 29, 2008, 11:22 am

DotcomersTentunya ilmu yang berhubungan dengan dunia online ya, bukan ilmu santet atau kedukunan (kecuali kalau memang ada yang ahli, nggak apa-apa juga ikutan belajar). Selama setahun kemarin, sempat beberapa kali ada yang namanya Pengajian Dotcomers, yang inisiatif awalnya dari Pak Nukman. Di kegiatan kumpul-kumpul itu, para pemain dotcomers muda mencoba berbagi pengalaman dan mendapatkan masukan dari rekanan lainnya.Pertemuan ini sempat berjalan sekitar 6 kali (kalau nggak salah).

Di luar kegiatan itu, ada pula rekan-rekan lain yang bulan Januari lalu mencoba melakukan inisiatif serupa, hanya yang datang tidak terbatas pada para empunya dotcom, tapi lebih kepada para peserta milis Teknologia.Kalau ini idenya, seperti TED-nya Indonesia, dimana setiap orang diberi kesempatan menceritakan proyek yang sedang ia kerjakan, dan mencoba meminta masukan dari anggota peserta lainnya. Namun, baru sekali pertemuan, hingga kini belum ada agendanya lagi.

Jumat kemarin, bersama dengan Catur PW dan Anggun Himawan dari Plasmedia, terjadi pertemuan rahasia di Food Court Plangi. Pertemuan ini tidak disaksikan oleh siapapun kecuali semua pengunjung food court yang ada di situ. Kami mencoba berdiskusi format yang lebih pas yang bisa digulirkan pada pertemuan serupa, yang harapannya bisa terselenggara pertengahan Juli mendatang. Acaranya nggak akan resmi-resmi amat. Sederhana, yang penting kita semua bisa nyaman berdiskusi.

Idenya adalah kami ingin pertemuan seperti ini bisa terjadi terus, dan komunitas dotcomers bisa terbangun dengan lebih aktif, dimana setiap orang bisa mengutarakan permasalahan yang ia hadapi, dan rekan-rekan lain bisa memberinya masukan. Pada hakikatnya tema pertemuan pun tidak melulu berisikan orang-orang dari pemilik dotcom. Bisa jadi suatu waktu tema pertemuan membahas tentang pengembangan aplikasi online, atau jualan online, atau pemasaran online, atau branding, atau desain informasi, atau apapun lainnya. Profesi apapun yang setiap harinya berhadapan dengan internet layak untuk bercerita dan berbagi pengalaman di sini. Bisa jadi itu seorang yang berprofesi sebagai developer, desainer, blogger, pemain AdSense, atau siapapun.

(lanjut?)

Microsite Indonesia di Pertengahan Juni Ini
Kategori: Website, Viral — Pitra @ Wednesday, June 18, 2008, 10:35 pm

Daripada dibahas setiap microsite per posting, mendingan dijabarin saja semua deh sekaligus di sini. Info tentang microsite ini didapat sebagian dari kiriman email dari milis dan orang tak dikenal (hehe, spam bukan itu namanya?). Ada pula yang didapat dari bisikan orang-orang advertising agency. Ada pula yang didapat karena melihat banner-nya di suatu situs.

We Are Afraid of Axe EffectMudah-mudahan situs ini hanya teaser saja, sambil menunggu versi real-nya yang katanya launch 1 Juli 2008. Soalnya, info yang ditawarkan sekarang rasanya biasa saja. Format blog, mengambil cuplikan-cuplikan video Axe dari YouTube, dikasih komentar, sehingga berkesan itu komentar seorang cewek yang takut akan efek Axe. Isinya pun nggak lebih kreatif daripada isi sebuah blog pribadi.

Seorang pribadi (bukan tim) yang sudah terbiasa membuat dan menulis blog, akan bisa membuat situs ini jauh lebih bagus daripada kondisi situs sekarang. Makanya, mudah-mudahan ini hanya teaser saja, sebelum aksi nyata Axe di 1 Juli. Malu ah kalau biasa-biasa saja. Situs Axe di luar negeri keren-keren loh.

Sweety untuk Cita-citaSitus sederhana dari Sweety, produk dari Softex Indonesia. Saking sederhananya, masih ada pilihan masuk ke dalam situs, Flash atau HTML. Hmm, seperti era dulu kala ya? Isi situs versi Flash pun biasa saja. Bukan sesuatu yang spesial sehingga harus di-flash-kan. Lalu, apa perlunya pakai Flash?

Di situs ini ditampilkan pula tautan ke halaman Tips. Herannya, tautan ini menuju keluar situs, yang kelihatannya adalah milik si pembuat situs, dan tidak ada relevansinya dengan brand Sweety. Aneh bukan?

RelaxazoneSitus ini cukup oke, karena upaya mengembangkan komunitasnya terlihat lumayan sukses. Targetnya memang ke siswa-siswa sekolah. Fitur Care & Share juga menarik. Setiap anggota bisa curhat, dan akan ditanggapi oleh anggota lainnya. Pakar pun juga kadang ikut terlibat membahas masalah curhat.

Yang terlihat sepintas dari situs ini, sepertinya Relaxa mencoba menjadi portalnya anak muda. Membuat sebuah portal dengan segala info itu adalah upaya ambisius. Sangat berbeda dengan membuat microsite untuk kampanye pendek 2-3 bulan. Namun kalau memang Relaxa mau membuat hal seperti ini, sebaiknya bersiap untuk program jangka panjang (tidak hanya setahun).

Semua Bisa BicaraMicrosite dari Telkom ini sebagai bagian dari upaya promo Speedy ke pengguna internet. Ide menariknya adalah permainan membuat balon kata, dimana kita bebas menuliskan kata-kata apapun. Gambar bisa menggunakan library yang sudah ada, atau kita bisa mengunggahnya sendiri.

Jadi 100 Persen KamuMizone makin sering berkampanye online ya? Belum lama berselang situs Jadi 100 Persen Kamu ini sudah berganti wajah kembali. Situs full flash dengan ukuran hampir 600 KB ini mencoba inline dengan tema TVC dan iklan cetaknya. Mizone membuat 3 karakter dengan personifikasi berbeda-beda, Mibody, Mimind, dan Mimood. Setiap karakter menampilkan tipsnya sendiri-sendiri. Animasi intronya pun cukup oke.

Sekedar masukan, mungkin perlu ditambahan tombol on/off untuk audio. Bisa gila kalau harus mendengar music loop itu terus-menerus. Sebaiknya desain juga mempertimbangkan layar widescreen yang kini sudah banyak dipakai para pengguna notebook. Kalau dilihat di widescreen, terlihat desain terpotong di kiri dan kanan layar.

Men's ThingDesain situs Biore untuk pria ini menarik secara grafis. Branding dari Men’s Biore terlihat kuat menjadi bagian dari desain. Penggunaan foto sebagai tips juga menarik. Hanya saja mungkin karena kuisnya belum ada, belum ada yang menjadi pengikat agar pengunjung mau datang kembali ke situs ini.  Atau, konten tipsnya bisa semakin diperbanyak dan dijalin dengan fitur RSS dan komentar, agar pengunjung lebih tertarik untuk datang ke situs ini lagi.

 

Hmm, sudah 6 microsite kampanye tuh. Ada brand lain yang berkampanye, tapi belum disebut? Cerita-cerita donk! Tapi jangan takut dikritik ya…

Artikel lalu yang relevan:

Adobe Media Player, Pernah Coba?
Kategori: Desktop — Pitra @ Monday, June 16, 2008, 10:51 pm

Aplikasi Adobe Media Player ini sebetulnya sudah cukup lama ada, kala itu bersamaan dengan rilisnya Adobe CS3 dan Adobe AIR. Awalnya dulu, pas melihat namanya, asosiasinya akan mirip dengan banyak media player sejenis lainnya. Ternyata eh ternyata, benar-benar beda.

Adobe Media Player

Adobe Media Player ini lebih ditujukan untuk menikmati suguhan video online. Katalog video diambil dari banyak channel yang datanya di-feed ke aplikasi ini. Untuk beberapa channel, kualitas video yang ditampilkan bahkan sangat bagus, jauh di atas YouTube. Desain user interface-nya juga unik, dan memang berasa flash banget. Aplikasi ini sendiri dibangun dari platform Adobe AIR, yang SDK-nya bisa dipakai gratis oleh setiap developer.

Setelah user menginstalasi Adobe AIR, user baru bisa menjalankan Adobe Media Player. Selain Adobe Media Player, sebetulnya sudah cukup banyak aplikasi yang dibangun dengan Adobe AIR. Bisa dilihat-lihat daftarnya di sini. Untuk desainer web, yang menarik adalah aplikasi Kuler Desktop, dimana user bisa melihat pilihan harmonisasi warna.

Adobe Media Player

Selain melihat-lihat katalog video online, user bisa melakukan bookmarking dari setiap video favorit yang dilihatnya. User juga bisa memutar video yang disimpannya di hard disk lokal. Sayangnya, karena aplikasi Adobe AIR berbasis Flash atau Flex, yang bisa dibuka hanyalah file berekstensi .flv, .3gp, .mov, dan keluarganya.

Oh ya, hehe, kalau nggak punya koneksi internet kencang, rasanya agak-agak percuma ya mengunduh aplikasi Adobe Media Player. Karena fitur menariknya ya dari tampilan video feed online itu.

ragam sponsor
Join the GMI panel and get paid for your opinions! Floor FX A-BOX Rank My Wall Eye Pleasure
komentar terakhir
  • dephwaduu , ngurus rambut tiap hari , oke deh , timbang nganggur .
  • Retty“Ketika blogging sudah dikompetisikan, menurut saya sudah bertentangan atau melunturkan the nature of...
  • Entink2 nyar bucu Peliatan, BaliKaMi ENTINK2 NYAR BUCU meRaSa peRLu adanYa wEbSite ini KareNa bAnYak mAnFat yg...
  • Waisnawa (west)Dg aDanYa DUNIA ONLINE REMAJA, pAra RemJa dAPat MengeTahui dUnia yG c0cok Utk rEmaJa. Jadi bISA...
  • Tuhu Nugraha DewantoWahhh kok malah jadi saling kenalan yahhh. Pusing mode on…
  • muwsithjika pacar kita jelek bagai mana jadinya nanti kan kita tidak bisa pacari dia lagi
  • HendravinciAku dah punya komiknya saat pertama kali diterbitkan… Dan saat itu juga aku gak bisa ngelepasin tuh...
  • hermanKomunikasi marketing yang brilian……
ragam tautan
dari blog lain

dunia yang gatal

  • Tunggu...

eye pleasure

  • Tunggu...

RSSKQF